Budaya-Tionghoa.Net | Disini perkenankan saya memberi sedikit gambaran tentang Agama KHC di Indonesia secara singkat.
Tahun 40 ~ 50 abad yang lalu, sekelompok pecinta / pemerhati tradisi Tionghua yang berpendidikan tinggi di Belanda, al. Prof. Tjan Tjoe Som, Dr. Kwee Tji Tiok dll merasa prihatin bila kesinambungan ajaran KHC hanya sebatas didalam kelenteng tanpa pemahaman esensi agamisnya. Maka, mereka memisahkan diri dengan Sam Kauw Hwee membentuk lembaga tersendiri, dengan rumah ibadah yang diberi nama Li-tang (礼堂) yang berarti Ruang Tatasusila atau Ruang Seremonial, dengan ceramah agama berbahasa Indonesia.
Month: March 2008
‘Multatuli Genootschap’ di Doelenzaal – Bibliotheek Universiteit van Amsterdam
Budaya-Tionghoa.Net | Kebiasaan dalam masyarakat Belanda : Orang-orang yang ada kegiatan dalam salah satu perkumpulan, perhimpunan, yayasan atau organisasi non-pemrintah lainnya, biasanya, menggunakan hari-hari weekend untuk mengadakan rapat-rapat pengurus atau rapat anggota mereka. Bila masalahnya mendesak, tidak jarang rapat-rapat itu diadakan pada malam hari. Seusai jam kerja
Perayaan Makan Bahcang
Budaya-Tionghoa.Net | Perayaan makan bahcang dan kue cang yang dimaksud adalah Toan Ngo Ciat/Duanwujie 端午節 atau Toan Yang Ciat/Duanyangjie 端陽節, yang jatuh pada bulan lima tanggal lima (gougwe chegou/wuyue chuwu 五月初五 日) menurut perhitungan Imlek (Kalender Lunar Tionghoa). Menurut perhitungan Yanglek (Kalender Solar, baca: Masehi) tahun ini jatuhnya Minggu, 8 Juni 2008.