Budaya-Tionghoa.Net| Bila kita melihat orang berbuat baik atau tidak, kita membujuknya agar mau berbuat baik. Bila melihat orang mengalami kesulitan untuk berbuat baik, kita membantunya mengatasi masalahnya dan menuntunnya agar berhasil. Kita jangan cemburu atas keberhasilan mereka atau mencoba menyabotasenya.
Month: September 2011
Empat Nasehat Liao Fan [25] – 3000 Jenis Kebajikan
Budaya-Tionghoa.Net| Suatu ketika ada seorang wanita miskin mengunjungi sebuah Vihara dan ingin menyumbang untuk upacara ritual penyesalan kesalahan/karma buruk yang telah dibuatnya di masa lalu serta memohon berkah di depan Buddha, namun karena sangat miskin, dia hanya dapat menemukan uang 2 sen di kantongnya dan menyumbangkannya. Dia sangat heran, karena ketua Bhiksu tersebut sendiri yang melaksanakan upacara ritual tersebut. Belakangan, wanita ini terpilih sebagai dayang di istana dan membawa ribuan uang emas untuk menyumbang lagi kepada Vihara tersebut, tetapi ketua Bhiksu hanya menyuruh muridnya melakukan ritual tersebut. Wanita tersebut dengan heran bertanya kepada Bhiksu : “Dulu saya hanya menyumbang 2 sen, Bhiksu sendiri yang memimpin upacara ritual ini, hari ini saya memberi ribuan uang emas, mengapa Bhiksu tidak membantu saya melakukan upacara ini?”
Empat Nasehat Liao Fan [26] – Kebajikan Besar Dan Kebajikan Kecil
Budaya-Tionghoa.Net| Contoh lain untuk kebajikan penuh dan setengah. Ketika kita berbuat kebaikan, sangatlah baik bila kita membuatnya berdasarkan ketulusan yang sangat dalam, jangan untuk mendapat perhatian atau hadiah dan jangan diingat berapa banyak saya telah berbuat kebaikan. Dengan demikian, walaupun perbuatan baik yang sangat kecil akan menghasilkan buah yang baik.
Dr Swan Thung : Pakar Pathology
Budaya-Tionghoa.Net |Saya menambahkan satu Tionghoa asal Indonesia lagi yang berprestasi tinggi di Luar Negri yaitu Dr. Swan N. Thung , seorang Professor di New York. Lulusan dari Universitas Indonesia tetapi telah meninggalkan Indonesia. Dia berasal dari Semarang. Dia sering di panggil untuk memberikan ceramah di Luar Negri. Bulan Mei yang lalu beliau memberikan ceramah dalam satu konferensi di Taipei dan bulan depan akan memberikan ceramah di Istanbul – Turki.
Mengenal Tao
Budaya-Tionghoa.Net| TAO dalam huruf Tionghoa terdiri dari 2 titik (`'), artinya ‘yin’ dan ‘yang’
atau positif dan negatif. Positif dan negatif ini menggambarkan simbol Thay Cik dimana di dalam plus terdapat minus dan di dalam minus terdapat plus. Bila hanya minus tak akan ada perubahan , dan bila hanya ada plus juga tidak akan ada pertumbuhan. Bila kita jelaskan dengan istilah modern berarti di dalam hati saya terkandung dirimu dan di dalam hati anda terkandung diriku, itulah makna pokok. Tetapi di dalam praktek yang seharusnya minus ya minus, yang seharusnya plus ya plus. Seumpama kita mengemudikan mobil, memang waktunya harus perlahan ya kemudikanlah perlahan, waktu diperlukan untuk cepat ya kemudikanlah dengan cepat. Bila hal ini dibolak-balik tentu akan timbullah banyak musibah. Pengertian pembolak-balikan yang keliru inilah disebut sebagai “tersesat dalam kekosongan”. Orang yang mengkhayal bahwa dirinya telah mencapai tahap kekosongan (kesunyataan) seringkali terjebak pada kesalahan ini. Akibatnya adalah kesesatan tak terperi. Adalah lebih baik orang yg masih tersesat dalam kejahatan karena masih bisa dibetulkan daripada tersesat dalam kekosongan ini karena sekalipun Langit runtuh pun tidak akan dapat menolongnya.