DATA ALBUM Photographer : Ardian C | Kategori : Arsip Foto , Perjalanan | Tanggal Publikasi : 04 September 2011 | Nama : Wudang School | Lokasi : China Gallery : Klik foto dibawah ini sampai tanda kaca pembesar dengan tanda plus keluar. {phocagallery view=category|categoryid=36|limitstart=0|limitcount=0|detail=5|displaydetail=0|displaydownload=0|displaydescription=0|displayimgrating=0|type=1}
Month: September 2011
Labirin Tanpa Pusat – Post Modern

Budaya-Tionghoa.Net| Stanley Grenz menyatakan bahwa “Postmodernisme menegaskan bahwa apapun yang kita terima sebagai kebenaran dan bahkan kecenderungan kita untuk memimpikan kebenaran , bergantung pada komunitas tempat kita berkomunikasi.” Tiada kebenaran mutlak , kebenaran justru relatif terhadap komunitas dimana kita berpartisipasi. Richard Rorty sepakat dengan hal ini dan ia berpendapat bahwa kebenaran adalah kesepakatan antar subjek [intersubjective agreement] , seseorang harus memilih keyakinan yang meneguhkan “solidaritas”.
TAI SHANG LAO JUN 太上老君
Budaya-Tionghoa.Net| TaiShang LaoJun yang merupakan bagian dari San Qing yaitu Yuan Shi Tian Zun, Dao De Tian Zun atau Tai Shang Lao Jun , atau Ling Bao Tian Zun. Disini kita tidak akan membahas masalah San Qing ini tapi lebih memfokuskan pada TaiShang LaoJun.
Ma Zhongying – Baby General & Big Horse
Budaya-Tionghoa.Net| Ma Zhongying 馬仲英 [1910-1937?] dilahirkan pada tahun 1910 dengan nama Ma Buying. Ma Zhongying adalah seorang Hui dari Hezhou [sekarang disebut Linxia] di barat-daya Gansu, merupakan produk dari kehancuran di Gansu dan Qinghai pada tahun 1920an oleh opium , kelaparan , banjir , gempa bumi dan arus pengungsi.Ma Zhongying adalah sepupu dari Ma Bufang 馬步芳 [1903-1975]. Ma Zhongying adalah salah satu dari Wu Ma [Lima Ma] wardlord di Gansu, Qinghai dan Ningxia , dimana salah satu saling berhubungan. Dia adalah salah seorang Hui yang menjadi warlord di Gansu dan dijuluki “Baby General” [French , Cable] dan juga mendapat julukan lain “Big Horse” [Hedin] . Karir Ma Zhongying adalah contoh menarik di abad ke 20 dikalangan elite Hui . Figur Ma Zhongying juga menjadi ilustrasi kompleksitas hubungan antara Hui Muslim dan grup Muslim lainnya di Xinjiang.
Kisah Nyonya Chen : Memilih Menjanda Dan Merawat Ibu Mertua
VIA : Facebook Group Budaya Tionghoa
Budaya-Tionghoa.Net | Dahulu kala pada jaman Han Wu Di hiduplah seorang menantu perempuan yang sangat berbakti bermarga Chen.Nyonya Chen berasal dari daerah Huai Yang,ketika berusia 16 tahun menikah.Setelah menikah hidupnya sangat bahagia,namun tak kunjung dikaruniai anak.Menikah tak berapa lama sang suami mendapat panggilan wajib militer,berdinas di daerah perbatasan.Sebelum berangkat bertugas sang suami berpesan kepada istrinya agar merawat ibunya yang sudah tua dan sudah menjanda.