Budaya-Tionghoa.Net | Dialek standard bahasa Hakka adalah dialek Meixian (nama kabupaten di Guangdong), yang sekarang disebut Meizhou shi (kota Meizhou). Pembagian sub-dialek bahasa Hakka menurut Dr. Lau Chun-fat adalah (1) Jiaying , (2) Minxi-Gannan , (3) Yuemin dan (4) Yuezhong.
Month: April 2012
Catatan Perjalanan – Bu Tong San
Budaya-Tionghoa.Net | Apakah yang terlintas dalam pikiran, sesaat bis melintas sungai Han di tengah perjalanan ke Bu Tong San (Wudang Shan) dari Siang Yang (Xiangyang)?
Di sinikah tempat penyeberangan pertama kali Thio Bu Ki bertemu dengan Ciu Ci Jiak? Ciu Ci Jiak lah anak gadis yang pertama ditemui oleh Bu Ki. Banyak pembaca “To Liong To” selalu mengharap Thio Bu Ki akhirnya terangkap jodoh dengan Ciu Ci Jiak. “To Liong To”, atau “Ie Thian To Liong” begitu melekat dengan Bu Tong San.
Asal Muasal Kata “Kelenteng”
http://web.budaya-tionghoa.net/gallery-photoblog/2004-dokumentasi-foto-kiu-li-tong-jakarta
Budaya-Tionghoa.Net | Pada masa Dinasti Tang (618-907) China berhasil mengirim ekspedisi militernya ke daerah China Selatan. Sejak itu orang China mulai menyebar ke Asia Tenggara dan banyak yang terus menetap. Diantara mereka banyak sekali orang-orang Hoakio/Hokkian yang berasal dari daerah-daerah yang terletak di sekitar Amoy di propinsi Fukien (Fujian) dan orang-orang Kwang Fu (Kanton) yang berasal dari Kanton dan Makao di propinsi Kwangtung (Guangdong).
Bahasa Tionghoa [4] : Bahasa Han Pertengahan & Masa Depan
Budaya-Tionghoa.Net | Bahasa Han pada saat ini telah disempurnakan menjadi lebih dekat dengan bahasa dialek Utara yang kita kenal sekarang. Ini tercatat dalam buku “Phonology of Chinese” atau “Chung Yuan In Yun” tulisan Zhou De-qing pada tahun 1324 zaman Dinasti Yuan. Pada saat ini, akhiran yang ada pada bahasa Han Kuno telah ditiadakan. Pelestarian akhiran dari bahasa Han Kuno yang paling sempurna adalah pada dialek Kanton yang juga mempunyai nada intonasi paling banyak di antara dialek2 dalam bahasa Han. Pada zaman ini, cikal bakal dialek Utara yang sekarang menjadi Pu Tong Hua diletakkan dan mengalami perkembangan selama beberapa abad sampai seperti Pu Tong Hua yang kita dengar sekarang.
Marga Hou | Heo | Hao | Kao
Budaya-Tionghoa.Net | Marga ini dalam bahasa Mandarin adalah Hou 侯. Dalam bahasa Hakka adalah Heo (dulu ditulis Heuw). Dalam bahasa Hokkian adalah Hou atau Hao (Cuanciu), bahasa lisan Kao. Dalam bahasa Tiociu adalah Hou atau Kao dan dalam bahasa Konghu adalah Hao.